Polda Banten Imbau Warga Waspadai Dinamika Cuaca dan Gelombang Laut Berdasarkan Prakiraan BMKG

beritapolricom

Januari 4, 2026

2
Min Read

Berita Lainnya

Serang — Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan dinamika cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten. Imbauan tersebut disampaikan berkaitan dengan potensi perubahan cuaca dan kondisi perairan di sejumlah wilayah Provinsi Banten pada Minggu, 4 Januari 2026.

Imbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Banten, khususnya warga yang beraktivitas di wilayah rawan cuaca ekstrem, pesisir, dan perairan laut. Polda Banten menilai kewaspadaan perlu ditingkatkan guna meminimalkan risiko gangguan keselamatan akibat kondisi alam yang tidak menentu.

Berdasarkan data BMKG Banten, pada pagi hari cuaca di wilayah Banten umumnya berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di beberapa wilayah, antara lain Cimanggu, Cikeusik, Cibeber, dan Lebakgedong.

Memasuki siang hari, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Sementara itu, pada malam hari hingga dini hari, cuaca di sebagian besar wilayah Banten diprediksi kembali berawan tanpa potensi hujan signifikan.

Plh. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menjelaskan bahwa suhu udara di wilayah Banten diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 60 hingga 90 persen. Ia juga menyampaikan bahwa angin bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan 5 sampai 35 kilometer per jam.

Selain kondisi daratan, BMKG Banten turut mengeluarkan peringatan dini terkait perairan. AKBP Meryadi menyampaikan bahwa terdapat potensi gelombang laut sedang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan. Wilayah tersebut meliputi Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda bagian Barat Pandeglang, serta Perairan Selatan Lebak.

Menindaklanjuti hal tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini sebelum melaut dan mengutamakan faktor keselamatan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat, Polda Banten memastikan Layanan Call Center 110 tetap beroperasi selama 24 jam. Layanan ini disiapkan untuk menerima laporan masyarakat terkait situasi darurat, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, maupun potensi bencana alam. AKBP Meryadi menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.  (***)

 

(Bidhumas).

PILIHAN EDITOR