JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong perayaan Natal 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat toleransi, solidaritas, dan empati sosial di tengah meningkatnya bencana alam di Indonesia.
Lebih dari 2.900 kejadian bencana terjadi sepanjang 2025, dengan korban jiwa dan jutaan warga terdampak.
“Natal harus dimaknai sebagai panggilan moral untuk memperkuat rasa empati, solidaritas, dan persatuan. Pesan Natal adalah pesan universal tentang kasih dan persaudaraan,” kata Bamsoet.
Bamsoet menekankan pentingnya solidaritas sosial berkelanjutan, terutama untuk pemulihan ekonomi warga terdampak.
“Bantuan tidak boleh berhenti pada penyaluran logistik awal. Negara dan masyarakat perlu memastikan pemulihan ekonomi warga terdampak,” ujarnya.
Perayaan Natal jadi ruang refleksi bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk bersatu. “Jika nilai-nilai ini kita pegang bersama, saya yakin Indonesia mampu melewati setiap krisis,” pungkas Bamsoet. ( Red )









