Agam — Kepolisian Negara Republik Indonesia menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Palambayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melalui jalur udara, Rabu (24/12/2025).
Distribusi ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polri dalam mendukung percepatan penanganan bencana alam di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Penyaluran bantuan dilakukan menggunakan helikopter jenis Dauphin AS365N3 bernomor registrasi P-3103 yang lepas landas dari Lanud Sutan Sjahrir Tabing menuju Lapangan Ipensi Palambayan, Koto Gadang, Kabupaten Agam.
Setelah menurunkan bantuan, helikopter kembali ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Lanud Sutan Sjahrir Tabing.
Misi penerbangan tersebut dipimpin oleh AKBP Erik Kurniawan bersama kru udara Polri. Dalam penerbangan itu, helikopter membawa logistik bahan makanan (Bama) dengan berat sekitar 400 kilogram yang diperuntukkan bagi kebutuhan warga di Posko Bencana Palambayan.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, biskuit, dan minyak goreng. Logistik tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir sekaligus membantu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
Selain mendistribusikan bantuan, penerbangan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pemantauan udara di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat.
Hasil pantauan udara tersebut menjadi data awal dalam memetakan kondisi lapangan guna mendukung langkah penanganan bencana secara terpadu.
Sebelum pelaksanaan misi, seluruh tahapan operasional diawali dengan pemeriksaan kesiapan alutsista, briefing kru, pemeriksaan kesehatan awak, serta koordinasi lintas unsur.
Polri juga berkoordinasi dengan Polda Sumatera Barat, Satuan Brimob Polda Sumbar, dan petugas posko bencana setempat.
AKBP Erik Kurniawan menjelaskan bahwa pendistribusian logistik melalui jalur udara dipilih untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya terhambat akibat banjir.
“Kami memastikan bantuan dapat sampai tepat waktu dan dalam kondisi aman kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Penerbangan berlangsung selama kurang lebih 1 jam 15 menit, dengan keberangkatan pukul 10.55 WIB dan kembali pada 12.10 WIB. Meski cuaca terpantau dinamis, misi berjalan aman dan lancar.
Helikopter Dauphin AS365N3 dinyatakan dalam kondisi laik operasi dan kembali disiagakan untuk mendukung misi kemanusiaan Polri berikutnya. ***









