Serang — Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Kampung Kajaroan RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 04, Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, pada Jumat (19/12/2025). Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari.
Banjir dipicu meluapnya Sungai Cidanau dan Sungai Cibojong yang tidak mampu menampung debit air kiriman dari wilayah hulu. Luapan sungai tersebut menggenangi rumah-rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi di setiap rukun tetangga.
Di wilayah RT 01, ketinggian air tercatat mencapai sekitar dua meter, sementara di RT 02 dan RT 03 berkisar antara 1,5 meter. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh dan memaksa mereka meninggalkan rumah demi keselamatan.
Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak cukup signifikan. Di RT 01 terdapat 50 rumah dengan 63 kepala keluarga atau 193 jiwa terdampak. RT 02 mencatat 43 rumah, 58 kepala keluarga, dan 164 jiwa, sedangkan RT 03 sebanyak 64 rumah, 79 kepala keluarga, dan 243 jiwa.
Menyikapi kejadian tersebut, anggota Polsek Cinangka, Polres Cilegon, segera turun ke lokasi untuk melakukan monitoring situasi, pengamanan wilayah, serta membantu proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko keselamatan akibat banjir yang terus meluas.
Selain melakukan evakuasi, petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan aparat desa, relawan, dan pihak terkait lainnya guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, termasuk penyiapan lokasi pengungsian sementara.
Kapolsek Cinangka melalui pernyataan tertulis menyampaikan bahwa kondisi di lapangan masih dalam pemantauan. “Kami memastikan seluruh warga terdampak sudah dievakuasi ke tempat aman dan situasi keamanan tetap terjaga,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir tersebut. Polsek Cinangka menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta siap memberikan bantuan lanjutan apabila curah hujan kembali meningkat dan debit air sungai bertambah. ***









