Kab. Tangerang — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar rapat koordinasi di Gedung Pendopo Kabupaten Tangerang. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (9/12/2025) itu membahas kesiapan pengamanan wilayah selama libur panjang akhir tahun. Seluruh unsur pimpinan daerah hadir untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Rapat dipimpin oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan diikuti Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono, Kapolresta Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan BPBD Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut difokuskan pada penyusunan langkah strategis menghadapi potensi bencana alam, terutama banjir yang kerap terjadi pada musim penghujan.
Dalam sesi pemaparan, Letkol Inf Yudho Setyono menegaskan bahwa seluruh elemen Forkopimda harus meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga keamanan masyarakat. Ia menyampaikan penekanan mengenai perlunya pengawasan lapangan yang lebih intensif. “Pemantauan akan kami lakukan lebih ketat. Babinsa kami tugaskan untuk melakukan pengecekan langsung ke wilayah-wilayah yang rawan banjir,” ujarnya.
Di luar pernyataan tersebut, Dandim menuturkan bahwa Kodim 0510/Tigaraksa telah menyiapkan langkah pengamanan terpadu dengan memperkuat patroli dan menjaga kesiapsiagaan personel. Penempatan petugas pada pos-pos pengamanan juga akan ditingkatkan menjelang puncak arus kegiatan masyarakat selama perayaan Nataru. Langkah ini penting untuk mengantisipasi kerawanan kamtibmas di berbagai titik.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid pada kesempatan itu menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan seluruh unsur keamanan. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat dapat menjalani libur akhir tahun dengan aman dan nyaman. Pemerintah daerah juga terus memantau kesiapan pelayanan publik, termasuk kesehatan dan transportasi.
Salah satu fokus pembahasan dalam rapat tersebut adalah kelancaran kegiatan ibadah Natal di berbagai gereja. Untuk itu, Dandim mendorong agar penyelenggara rumah ibadah menyusun jadwal pelayanan keagamaan secara teratur. “Jika jadwal tersusun rapi, proses pengamanan dan pengawasan oleh petugas gabungan akan lebih mudah dilakukan,” kata Yudho Setyono.
Selain sektor keamanan dan ibadah, Forkopimda juga menyoroti perlunya kesiapan menghadapi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem. BPBD Kabupaten Tangerang diminta menyiagakan tim reaksi cepat dan memastikan peralatan penanganan banjir berada dalam kondisi siap digunakan. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin muncul.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh unsur Forkopimda bersepakat untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan respons cepat selama masa Nataru. Kesepakatan ini menjadi dasar bersama dalam mewujudkan perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, lancar, dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pelayanan publik tetap berjalan optimal sepanjang masa libur akhir tahun. ***









