Bidhumas Polda Banten Tingkatkan Pembinaan Kehumasan sebagai Tindak Lanjut Anev Kapolda

beritapolricom

Desember 8, 2025

2
Min Read

Berita Lainnya

Serang — Bidhumas Polda Banten melaksanakan kegiatan pembinaan kehumasan sebagai tindak lanjut dari Analisa dan Evaluasi (Anev) Kapolda Banten terkait peningkatan kinerja Humas. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Bidhumas Polda Banten pada Senin (08/12) dan menjadi bagian dari persiapan menuju penyampaian rilis akhir tahun.

 

Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri Plh. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi, para Kasi Humas Polresta dan Polres jajaran Polda Banten, serta pengemban fungsi PPID dari masing-masing satuan kerja. Kehadiran seluruh unsur kehumasan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menghadapi dinamika informasi publik.

 

Dalam arahannya, AKBP Meryadi menekankan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola penyebaran informasi secara signifikan. Ia menyatakan bahwa kemampuan humas dalam mengelola informasi publik kini menjadi semakin krusial. “Kemampuan Humas dalam mengelola informasi publik di era digital sangat penting, opini publik kini terbentuk jauh lebih cepat di ruang digital dibandingkan fakta di lapangan,” ucapnya.

 

Penekanan tersebut sejalan dengan arahan Kadivhumas Polri yang mengedepankan tiga prinsip utama komunikasi kehumasan. Prinsip tersebut adalah Be First, Be Right, Be Transparent sebagai standar dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Prinsip ini mengharuskan Humas menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan transparan guna menjaga kepercayaan publik.

 

Selain itu, AKBP Meryadi juga menyampaikan bahwa pengelolaan ruang digital merupakan tantangan strategis yang harus dikuasai seluruh jajaran Humas. Ia menegaskan pentingnya kemampuan dalam membangun narasi tunggal yang resmi. “Pengelolaan opini publik dan ruang digital merupakan tantangan strategis yang harus dikuasai oleh seluruh jajaran kehumasan. Kemampuan membangun narasi tunggal yang resmi dan presisi sangat penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi,” tegasnya.

 

Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti pentingnya langkah proaktif dalam menghadapi isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat. “Humas wajib proaktif dalam membangun narasi resmi serta cepat merespons setiap isu strategis. Penguasaan ruang digital dan kecepatan informasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar AKBP Meryadi.

 

Melalui kegiatan ini, para peserta menerima penguatan pengetahuan dan strategi komunikasi publik yang relevan dengan dinamika saat ini. Materi pembinaan juga diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis dalam pengelolaan media, penyajian informasi, serta pengawasan risiko disinformasi.

 

Pembinaan kehumasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh personel Humas Polda Banten dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi di ruang digital. Dengan penguatan ini, jajaran humas diharapkan dapat semakin adaptif, responsif, dan terpercaya dalam melaksanakan tugas pelayanan informasi kepada masyarakat.  ***

PILIHAN EDITOR