WONOSOBO – Pondok Pesantren Lembah Semagung yang berlokasi di Selomerto, Kabupaten Wonosobo, terus berderap dalam proses pembangunannya.
Setelah selesai membuka jalan dan membangun jembatan, Yayasan Amin Tukirno Membersamai Yatim Duafa (ATM Yatim Duafa) melaksanakan peletakan batu asas pembangunan Gedung Serba Guna yang diberi nama Al-Madroosatul Uula pada tanggal 28 Oktober 2025.
Gedung ini nantinya akan digunakan sebagai sentra kegiatan awal pondok pesantren, termasuk sebagai asrama santri, ruang pembelajaran, dan kegiatan lainnya. Selain pembangunan gedung serba guna, juga terlihat pembangunan kandang ayam dan kolam ikan yang masih dalam proses penyelesaian di lokasi proyek.
Emeraldy Bimasakti, selaku pengurus yayasan, menjelaskan bahwa keberadaan kandang ayam, kolam ikan, sarana perbengkelan, pertanian, dan perkebunan diharapkan dapat menjadi sarana pendukung praktek keahlian santri sesuai dengan ketrampilan dan keahlian yang diminati.
Peletakan batu asas ini dilaksanakan oleh Ketua MUI Kabupaten Wonosobo, Dr. KH. Muchotob Hamzah, MM Al-Hafidz, Camat Selomerto, Lurah, perwakilan DANRAMIL, Perwakilan KAPOLSEK Selomerto, KH. Thobroni Syihab, dan tokoh masyarakat setempat.
Dr. KH. Muchotob Hamzah, MM Al-Hafidz dalam nasehatnya berpesan bahwa apa saja rahmat Allah yang diberikan kepada kita harus diterima dengan penuh syukur dan dikelola dengan baik.
Camat Selomerto, Sumadi, S.Pd, dan Lurah Selomerto, Syaikhurrohman (tautan tidak tersedia), menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan pondok pesantren di wilayahnya dan berharap pondok ini dapat memberikan kontribusi pada kemajuan daerah.
Yayasan berharap bahwa Pondok Pesantren Lembah Semagung dapat menjadi Pusat Pembelajaran Untuk Berketrampilan Hidup (Life Skill Education Center) yang dapat memberikan pendidikan ketrampilan dan keahlian kepada anak-anak dan masyarakat sesuai dengan bakat dan minat mereka.
Reporter by: Sairin








